Dua produk menjadi senjata andalannya. Pertama, seri Cassette Boy yang menjadi teman setia para pelajar. Pemutar kaset portabel ini kerap terselip di saku celana abu-abu seragam sekolah, dilengkapi fitur auto reverse, bass booster, efisiensi baterai tinggi, dan radio AM/FM yang membuat para penggunanya merasa jauh lebih keren dari teman sebayanya.
Kedua — dan inilah yang paling dikenang — seri NSX, sang legenda ruang tamu. Mini compo AIWA NSX hadir dengan tampilan futuristik, layar LCD atau VFD dengan equalizer yang bergerak seirama musik, slot tiga CD yang bisa berputar otomatis, dual kaset deck untuk memutar sekaligus mendubbing, serta teknologi eksklusif AIWA yang dikenal sebagai sistem HDS dan TBAS — kombinasi yang menghadirkan suara vokal sejernih kristal sekaligus dentuman bass yang mampu menggetarkan kaca jendela tetangga.
Belum lagi fitur karaoke yang membuat AIWA NSX menjadi primadona pertemuan keluarga di akhir pekan.
Perang Segitiga yang Menguras Energi
Namun perjalanan AIWA bukan tanpa guncangan. Pasar audio era 1990-an adalah medan pertempuran yang brutal. AIWA menghadapi tiga musuh besar secara bersamaan.


Tinggalkan Balasan