BERITA TERKINI
PUNGGAWANETWORK

Sementara di Indonesia, pertarungan sesungguhnya justru terjadi melawan Polytron. Seri Grand Bazooka dari produsen lokal itu menjadi lawan sepadan AIWA. Persaingan antara TBAS AIWA dan Bazooka Polytron menjadi perdebatan seru di kalangan penggemar audio tanah air — sebuah rivalitas yang nyaris setara dengan rivalitas klub sepak bola.

Meski dikepung dari berbagai penjuru, AIWA tetap memimpin pasar mini komponen secara global sepanjang dekade 1990-an. Pendapatan mereka menyentuh angka miliaran dolar. Mereka merasa tak terkalahkan.

Dan di sinilah benih kehancuran mulai bersemi.

Tsunami Digital yang Menghantam Tanpa Ampun

Memasuki akhir 1990-an dan awal 2000-an, industri musik mengalami revolusi yang tidak bisa dinegosiasikan. Kaset pita dan CD — tulang punggung bisnis AIWA — mulai ditinggalkan. Format MP3 hadir mengubah musik dari benda fisik menjadi berkas digital tak kasat mata. Komputer pribadi menggeser peran mini compo sebagai pusat hiburan di kamar.