PUNGGAWATECH – Di tengah gempuran teknologi kecerdasan buatan (AI) yang mengubah lanskap digital Indonesia, seorang konten kreator berhasil membuktikan bahwa pemanfaatan AI bukan sekadar tren, melainkan peluang emas menghasilkan pendapatan fantastis.
Anjas, konten kreator yang dikenal sebagai pakar AI di Indonesia, membagikan perjalanan inspiratifnya dari seorang anak panti asuhan hingga meraih omzet mencapai Rp11,8 miliar dalam setahun. Kesuksesan tersebut tidak terlepas dari kemampuannya mengombinasikan media sosial dengan teknologi AI.
Revolusi Cara Menghasilkan Uang di Era Digital
Dalam perbincangan eksklusif, Anjas mengungkapkan bahwa ada tiga sektor utama yang dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan pendapatan dari AI: media konten, pengembangan website, serta jasa digital berbagai skala.
“AI bukan tuyul yang bisa langsung menghasilkan uang. Tetap harus dipikir revenue generator-nya di bidang apa,” tegas pria yang kini memiliki perusahaan production house dan software house bernama Pekerja AI.
Yang mencengangkan, salah satu muridnya berhasil membangun channel YouTube hingga 4 juta subscriber hanya dengan memanfaatkan suara AI dan konten otomatis. Channel tersebut kemudian dijual seharga 2 juta dolar AS atau setara Rp28 miliar.


Tinggalkan Balasan