Dengan pemanfaatan AI dan konsistensi di media sosial, Anjas membuktikan bahwa mimpi besar bisa diraih meski dimulai dari nol. Kini ia tengah mengejar 95% sisa mimpinya: menjadi profesor IT dan software seperti idolanya, CEO Nvidia Jensen Huang.


[Artikel ini telah disusun ulang dari transkrip wawancara dengan tetap mempertahankan esensi dan fakta utama, namun dengan struktur dan narasi berbeda sesuai gaya penulisan berita media nasional]