Kasus Delta Force vs Rust ini menjadi reminder penting bahwa dalam era digital asset yang mudah direplikasi, perlindungan intellectual property memerlukan vigilance yang berkelanjutan—tidak hanya secara teknologis, tetapi juga melalui budaya industri yang menghargai originalitas dan fair use.
Bagaimana menurut perspektif Anda? Apakah industri game memerlukan framework regulasi yang lebih rigid, atau apakah penyelesaian case-by-case sudah memadai untuk menjaga keseimbangan antara proteksi IP dan kelancaran kolaborasi dalam industri?
Halaman


Tinggalkan Balasan