Suhu Berlebihan Jadi Faktor Utama
Panas berlebih pada komponen internal masih menduduki posisi teratas sebagai pemicu laptop padam mendadak. Perangkat modern dilengkapi mekanisme proteksi otomatis yang akan menghentikan operasi ketika chip pemroses atau GPU mencapai suhu kritis.
Kondisi overheating dipicu beberapa faktor:
Lubang ventilasi terhalang akibat penempatan di permukaan lembut seperti bantal atau selimut, akumulasi kotoran pada bilah kipas dan komponen pendingin, serta pasta termal yang mengeras seiring waktu – terutama pada perangkat berusia lebih dari dua tahun.
Ketika sistem pendingin gagal membuang panas secara efektif, laptop akan otomatis mati guna melindungi prosesor dan papan induk dari kerusakan permanen.
Suplai Energi yang Tidak Stabil
Komponen baterai yang sudah terdegradasi juga menjadi penyebab signifikan. Pada laptop yang telah digunakan bertahun-tahun, daya tampung baterai menurun tajam sehingga tidak mampu memberikan pasokan listrik yang konsisten, meskipun indikator masih menampilkan angka persentase memadai.
Persoalan kelistrikan juga dapat berasal dari adaptor yang rusak atau tidak sesuai spesifikasi, kabel daya yang aus atau kendor, serta kerusakan pada soket pengisian daya.
Laptop dapat langsung padam saat aliran listrik terganggu walau hanya sebentar, khususnya bila baterai sudah tidak prima.


Tinggalkan Balasan