Crash Software dan Konflik Driver

Tidak semua kasus shutdown mendadak disebabkan kerusakan komponen fisik. Crash sistem operasi, ketidakcocokan driver perangkat keras, atau bug pada aplikasi juga bisa memaksa laptop mati seketika.

Beberapa pemicu dari sisi software mencakup: driver yang kadaluarsa atau tidak kompatibel, sistem operasi yang belum mendapat pembaruan, menjalankan beberapa aplikasi berat secara bersamaan tanpa pengaturan memori yang baik, serta keberadaan malware.

Dalam skenario ini, laptop biasanya padam saat menjalankan program tertentu atau ketika beban pemrosesan meningkat drastis.

Kerusakan Komponen Inti

Bila laptop tetap sering padam meski suhu terkendali dan baterai masih baik, kemungkinan besar ada kerusakan pada komponen internal seperti modul RAM, motherboard, atau unit catu daya.

Indikasi kerusakan hardware meliputi: kesulitan menghidupkan kembali setelah padam, shutdown bahkan saat digunakan untuk tugas ringan, dan tidak ada indikasi masalah suhu atau baterai lemah.

Masalah sejenis ini membutuhkan diagnosa teknisi profesional karena menyangkut komponen fundamental perangkat.