PUNGGAWATECH – Lenovo Legion Go S kini resmi mendukung sistem operasi SteamOS, membuka opsi baru bagi pengguna yang ingin merasakan pengalaman gaming lebih konsol-like dibandingkan Windows 11. Tim Jagat Review melakukan pengujian mendalam dengan membandingkan performa kedua OS ini, lengkap dengan benchmark di sejumlah game populer.
Dukungan Resmi SteamOS
Lenovo Indonesia sudah merilis tutorial instalasi resmi SteamOS untuk Legion Go S. Hal ini memudahkan pengguna yang ingin mencoba sistem operasi berbasis Linux tersebut tanpa perlu takut bingung di tahap awal instalasi.
Perangkat ini sendiri menggunakan prosesor AMD Ryzen Z2 Go (Zen 3+, 4 core/8 thread, boost clock hingga 4,3 GHz), GPU RDNA2 dengan 12 compute unit, RAM 16 GB LPDDR5X, serta baterai 55 Wh.
Performa Gaming: SteamOS Unggul
Dalam pengujian menggunakan game Forza Horizon 4, Horizon Zero Dawn, Black Myth: Wukong, Cyberpunk 2077, dan Shadow of the Tomb Raider, hasilnya menarik.
- Forza Horizon 4: SteamOS mampu mencatat hingga 74 FPS di mode custom, jauh lebih tinggi dari Windows yang rata-rata di kisaran 55 FPS.
- Horizon Zero Dawn: SteamOS unggul hingga 40% dibanding Windows di mode performa.
- Black Myth: Wukong: Kinerja SteamOS lebih kencang sekitar 20–25% dibanding Windows.
- Cyberpunk 2077: SteamOS mencatat lonjakan performa hingga 39% di mode custom.
- Shadow of the Tomb Raider (versi native Linux): Peningkatan frame rate di SteamOS mencapai 28–30%.
Secara umum, SteamOS memberikan rata-rata frame rate lebih tinggi di hampir semua game, baik saat terhubung ke charger maupun tidak.
Kelebihan dan Kekurangan
Kelebihan SteamOS:
- UI lebih ramah untuk kontroler, mirip konsol.
- Fitur sleep mode praktis seperti Nintendo Switch.
- Hardware monitor lengkap, termasuk konsumsi daya baterai.
Kekurangan SteamOS:
- Instalasi cukup rumit untuk pengguna awam.
- Banyak game populer dengan sistem anti-cheat (misalnya Valorant, Apex Legends, EA Sports FC) belum mendukung Linux.
- PC Game Pass gratis 3 bulan yang didapat dari Lenovo hanya berjalan di Windows.
Windows Tetap Relevan
Bagi pengguna yang juga memakai Legion Go S untuk produktifitas, aplikasi Windows-only, atau ekosistem Game Pass, Windows masih lebih praktis. Dual boot dimungkinkan, namun Lenovo belum menyediakan tutorial resmi—risiko ditanggung pengguna.
Legion Go S vs Steam Deck
Menariknya, harga Steam Deck baru saat ini tidak jauh berbeda dengan Legion Go S, bahkan beberapa lebih mahal meski hanya versi refurbished. Dari sisi spesifikasi, Legion Go S punya prosesor lebih baru, layar lebih besar dengan refresh rate tinggi, serta garansi resmi Lenovo hingga 3 tahun di Indonesia.
Kesimpulan:
Jika tujuan utama adalah murni gaming dengan game yang kompatibel, SteamOS menawarkan performa lebih kencang dan pengalaman lebih mulus. Namun, bila perangkat juga dipakai untuk kerja, aplikasi khusus Windows, atau memanfaatkan Game Pass, maka Windows tetap jadi pilihan terbaik.


Tinggalkan Balasan