PUNGGAWATECH, Raksasa teknologi Microsoft kini memperkenalkan terobosan baru dalam dunia spreadsheet dengan menghadirkan kemampuan artificial intelligence (AI) canggih di aplikasi Excel. Inovasi ini memungkinkan pengguna untuk mengotomatisasi berbagai tugas pengolahan data melalui perintah bahasa sehari-hari.
Teknologi AI yang Mengubah Cara Kerja Spreadsheet
Fitur revolusioner yang diberi nama “COPILOT” ini memungkinkan pengguna memberikan instruksi dalam bahasa natural untuk melakukan berbagai operasi data kompleks. Sistem AI yang dibangun di atas model GPT-4.1-mini dari OpenAI ini dapat mengeksekusi beragam fungsi mulai dari klasifikasi informasi hingga pembuatan ringkasan otomatis.
Kehadiran fitur ini menandai respons Microsoft terhadap langkah serupa yang telah diambil Google melalui Google Spreadsheet pada Juni 2024 lalu, menunjukkan intensitas kompetisi dalam integrasi AI pada aplikasi produktivitas.
Cara Kerja dan Implementasi Praktis
Penggunaan fungsi COPILOT sangat intuitif dengan format rumus sederhana. Pengguna cukup mengetikkan perintah seperti =COPILOT("instruksi dalam bahasa natural", rentang_sel) untuk mengaktifkan kemampuan AI.
Sebagai ilustrasi praktis, ketika menghadapi kolom berisi feedback pelanggan tentang produk kopi, pengguna dapat dengan mudah mengklasifikasikan data tersebut menggunakan formula: =COPILOT("Classify this feedback", D4:D18). Sistem akan secara otomatis menganalisis dan memberikan klasifikasi yang sesuai untuk setiap entri data.
Ragam Kemampuan yang Ditawarkan
Fungsi AI ini menawarkan spektrum luas aplikasi praktis, antara lain:
Generasi Konten Otomatis: Mampu menciptakan deskripsi produk berdasarkan spesifikasi yang tersedia dengan perintah seperti =COPILOT("Create a description for this product based on its specs", B2:B8)
Peringkasan Cerdas: Dapat merangkum feedback atau data tekstual panjang menjadi informasi ringkas melalui instruksi =COPILOT("Summarize this feedback", A2:A20)
Keunggulan lain dari sistem ini adalah kemampuannya untuk diintegrasikan dengan fungsi Excel tradisional seperti IF, SWITCH, LAMBDA, dan WRAPROWS, menciptakan fleksibilitas maksimal dalam pengolahan data.
Komitmen Keamanan dan Privasi Data
Microsoft menekankan aspek keamanan dengan menjamin bahwa seluruh informasi yang diproses melalui fungsi COPILOT tidak akan pernah digunakan untuk melatih model AI. Perusahaan secara tegas menyatakan bahwa “input pengguna tetap bersifat konfidensial dan hanya digunakan untuk menghasilkan output sesuai permintaan.”
Batasan dan Rekomendasi Penggunaan
Meskipun revolusioner, fitur ini memiliki beberapa keterbatasan teknis. COPILOT tidak dapat mengakses informasi di luar spreadsheet yang sedang digunakan, dan dibatasi maksimal 100 eksekusi fungsi setiap 10 menit untuk setiap pengguna.
Microsoft juga memberikan peringatan penting agar pengguna tidak mengandalkan AI untuk kalkulasi numerik presisi tinggi atau dalam situasi yang melibatkan aspek legal, regulasi, dan kepatuhan, mengingat potensi ketidakakuratan dalam respons yang dihasilkan.
Ketersediaan dan Rencana Pengembangan
Saat ini, fitur COPILOT tersedia bagi pengguna Windows dan Mac yang tergabung dalam Beta Channel dengan lisensi Microsoft 365 Copilot. Fungsi ini menggantikan versi sebelumnya yang dikenal sebagai LABS.GENERATIVEAI yang mulai diuji coba pada 2023.
Ke depannya, Microsoft berkomitmen untuk terus mengembangkan teknologi ini dengan meningkatkan performa model dasar dan berpotensi menambahkan dukungan akses web, yang akan semakin memperluas kemampuan fungsi AI dalam Excel.
Langkah Microsoft ini mendemonstrasikan evolusi berkelanjutan aplikasi produktivitas menuju era yang semakin terintegrasi dengan kecerdasan buatan, membuka peluang baru dalam efisiensi dan otomatisasi tugas-tugas rutin pengolahan data.


Tinggalkan Balasan