PUNGGAWANETWORK

Kolaborasi untuk GPU dengan Teknologi Ray Tracing

Selain performa pemrosesan inti, aspek grafis juga menjadi salah satu prioritas utama dalam pengembangan Exynos 2800. Samsung dikabarkan akan melanjutkan kolaborasinya dengan produsen kartu grafis ternama untuk menyematkan teknologi ray tracing (pelacakan cahaya) yang lebih canggih pada unit pemrosesan grafis (GPU) chipset ini.

Fitur ray tracing memungkinkan rendering visual dengan pantulan cahaya, bayangan, dan efek grafis yang mendekati kualitas konsol game kelas atas. Hal ini akan memberikan pengalaman bermain game mobile yang jauh lebih imersif dan realistis bagi para pengguna.

Strategi Dual-Chipset dan Independensi Pasokan

Keputusan Samsung untuk mengembangkan Exynos 2800 sejak dini juga terkait erat dengan strategi bisnis perusahaan dalam mengurangi ketergantungan pada pemasok pihak ketiga. Selama bertahun-tahun, Samsung menerapkan kebijakan penggunaan dua jenis chipset berbeda—Exynos dan Snapdragon—tergantung pada wilayah pemasaran.

Dengan mengembangkan Exynos yang kompetitif, Samsung memiliki posisi tawar yang lebih kuat dalam negosiasi harga dengan pemasok eksternal. Strategi ini pada akhirnya dapat membantu menjaga stabilitas harga jual perangkat di tingkat konsumen.