Perubahan Kepemimpinan dan Arah Baru
Perubahan signifikan terjadi setelah Koji Sato menggantikan Akio Toyoda sebagai CEO. Di bawah kepemimpinannya, Toyota mulai bergerak lebih progresif. Perusahaan menargetkan peluncuran 10 model mobil listrik baru, dengan target penjualan 1,5 juta unit pada 2026 dan 3,5 juta unit pada 2030.
Toyota juga membentuk unit khusus bernama BEV Factory untuk mempercepat pengembangan kendaraan listrik generasi baru, serta melakukan investasi besar di China dan Amerika Serikat guna mengamankan rantai pasok baterai.
Kolaborasi Teknologi Lokal
Puncak perubahan strategi Toyota terlihat di China melalui kolaborasi dengan Huawei, Xiaomi, dan Momenta. Melalui GAC Toyota, perusahaan memperkenalkan dua platform kendaraan energi baru yang melahirkan model bZ3X dan bZ7.
Model bZ7 dilengkapi teknologi canggih seperti:
- Sistem mengemudi otonom dari Momenta
- Smart cockpit berbasis HarmonyOS dari Huawei
- Perangkat pintar Xiaomi yang menghubungkan mobil dengan ekosistem rumah pintar
- Asisten suara cerdas dan sensor yang mampu membaca postur, arah pandang, serta tingkat kelelahan pengemudi
Pendekatan ini menghadirkan mobil yang benar-benar terintegrasi dengan kehidupan digital konsumen China, yang kini mengutamakan konektivitas dan kecerdasan sistem dibanding sekadar efisiensi bahan bakar.


Tinggalkan Balasan