BERITA PARTNER
PUNGGAWANETWORK

PUNGGAWATECH, JAKARTA – Pakar Perkembangan Anak dan Remaja dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Novi Poespita Candra, menyambut positif kehadiran Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik untuk Perlindungan Anak atau PP Tunas sebagai instrumen perlindungan anak di era digital. Ia menilai regulasi tersebut dapat menjadi pegangan bagi para orang tua dalam melindungi anak-anak mereka dari dampak buruk penggunaan media sosial yang berlebihan.

“Kebijakan ini bisa menjadi pintu masuk kesadaran kolektif akan bahayanya penggunaan digital secara berlebih pada anak-anak jika belum bisa mengelola,” kata Novi saat dihubungi di Jakarta, Minggu.

Meski demikian, Novi menegaskan bahwa regulasi berbasis larangan semata tidak akan cukup untuk menjawab tantangan yang ada. Menurutnya, upaya melindungi anak dari risiko kecanduan gawai harus berangkat dari penguatan kapasitas internal anak itu sendiri, bukan semata bergantung pada pembatasan dari luar.

Ia menekankan pentingnya membekali anak-anak yang sudah terbiasa menggunakan perangkat digital dalam keseharian mereka dengan kemampuan memahami dan mengelola teknologi secara bijak dan bertanggung jawab.