BERITA TERKINI
PUNGGAWANETWORK

JAKARTA, PUNGGAWATECH — Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memutuskan menangguhkan sementara penerapan Indonesia Game Rating System (IGRS) setelah tim khusus menemukan sejumlah persoalan dalam implementasinya. Sistem klasifikasi gim yang baru diluncurkan pada Oktober 2025 itu kini tengah dievaluasi menyeluruh, menyusul indikasi kebocoran data dan ketidaksesuaian label rating di sejumlah platform.

Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Komdigi, Sonny Hendra Sudaryana, menegaskan bahwa kebijakan ini bersifat sementara. “Penundaan ini hanya langkah jeda untuk memastikan perbaikan sistem berjalan optimal,” ujarnya pada Senin, 20 April 2026.

Menurut Sonny, evaluasi dilakukan untuk memperkuat fondasi IGRS agar lebih kredibel, transparan, dan dapat dipercaya oleh publik maupun pelaku industri gim. Tim investigasi disebut menelusuri berbagai aspek, mulai dari infrastruktur sistem, alur proses, hingga tata kelola kebijakan yang selama ini diterapkan.

Langkah ini diambil setelah Komdigi menemukan adanya rating gim yang tidak sesuai dengan ketentuan. Pada tahap awal, pemerintah menilai persoalan tersebut berkaitan dengan kepatuhan konten. Namun, penelusuran lebih lanjut mengungkap potensi masalah yang lebih kompleks, termasuk mekanisme pelabelan yang tidak melalui verifikasi resmi.



Follow Widget