BERITA TERKINI
PUNGGAWANETWORK

TIONGKOK, PUNGGAWATECH – Zhao Tongyang tidak menyangka demonstrasi produknya akan menjadi tontonan jutaan orang di seluruh dunia. Pendiri perusahaan AI asal Tiongkok itu ditendang jatuh oleh robot humanoid buatannya sendiri di depan kamera, dan videonya langsung viral di berbagai platform media sosial.

Bukan sekadar kecelakaan. Tendangan itu disengaja, bagian dari demonstrasi kemampuan tempur robot yang tengah dikembangkan perusahaannya di Shenzhen. Zhao bahkan mengenakan pelindung tubuh sebelum berani berdiri di hadapan mesin yang ia ciptakan sendiri.

“Ini adalah momen paling dekat saya dengan ring tinju,” ujar Zhao sambil tertawa seusai insiden itu. Kalimat itu terdengar ringan, tapi maknanya dalam — ia sedang memperkenalkan dunia pada sebuah mesin yang bukan lagi sekadar alat bantu, melainkan entitas yang bisa bertarung.

Robot humanoid yang dikembangkan Engine AI ini dibekali teknologi pemindai laser tiga dimensi yang mampu mendeteksi apakah sebuah objek merupakan target serangan atau bukan. Sistem sensor canggih itu bekerja secara real-time, memungkinkan robot menilai situasi dan bereaksi dalam hitungan milidetik.

Yang membuat robot ini berbeda dari kebanyakan prototipe yang selama ini beredar adalah jumlah sendinya. Lebih dari 20 sendi dinamis mandiri tertanam di seluruh tubuh mesin ini, masing-masing mampu melakukan penyesuaian hingga seribu kali per detik. Hasilnya adalah gerakan yang mengalir, lentur, dan — seperti yang disaksikan dunia — mampu menjatuhkan manusia dewasa dengan satu tendangan.



Follow Widget