BERITA TERKINI
PUNGGAWANETWORK

Kemampuan gerak robot ini tidak berhenti pada tendangan. Engine AI mengklaim telah memasukkan lebih dari 100 gerakan bela diri ke dalam sistem robotnya, mencakup gerakan bertahan maupun menyerang. Semuanya dieksekusi tanpa jeda, tanpa ragu — persis seperti yang digambarkan oleh salah satu insinyur di balik layar: “Tidak ada sedikit pun keraguan. Seperti insting.”

Zhao menyebut penampilan fisik dan kemampuan adaptasi diri sebagai dua syarat utama sebuah robot humanoid yang ideal. “Penampilannya harus cukup tampan, gerakannya harus cukup keren, dan kemampuan penyesuaian dirinya harus cukup kuat,” katanya. Bagi manusia, otot adalah kunci kekuatan. Bagi robot, jawabannya ada pada kualitas sendi dan sistem penggerak di dalamnya.

Seluruh komponen inti robot ini, mulai dari aktuator, motor, reduktor, hingga pengontrol, dikembangkan secara mandiri oleh Engine AI. Klaim ini bukan sekadar kebanggaan nasionalis. Kemandirian komponen berarti kendali penuh atas desain, efisiensi energi, dan kemampuan produksi. Perusahaan ini mengklaim bahwa kepadatan energi pada sistem penggerak mereka termasuk yang tertinggi di dunia.

Di lantai pabrik Shenzhen, pemandangannya tidak kalah mengesankan dari video viral itu. Setiap 15 menit, satu unit robot humanoid baru meluncur dari lini produksi. Dengan kapasitas pengiriman mencapai seribu unit per bulan, Engine AI bukan lagi sekadar perusahaan riset — ia sudah berubah menjadi produsen skala industri.

Zhao bahkan melempar pernyataan yang terdengar seperti science fiction, tapi diucapkan dengan nada serius: suatu hari nanti, kecepatan produksi robot ini bisa menyamai kecepatan kelahiran manusia. Sebuah bayangan masa depan yang mengundang tanda tanya sekaligus kekaguman.



Follow Widget