Model ini dikembangkan oleh unit bisnis baru Alibaba, yakni Alibaba Token Hub, yang dibentuk khusus untuk mempercepat inovasi dan komersialisasi teknologi AI. Peluncuran ini juga sejalan dengan target ambisius perusahaan untuk menggandakan pendapatan hingga mencapai US$100 miliar atau sekitar Rp1.710 triliun dalam lima tahun ke depan.
Saat ini, Happy Oyster masih tersedia secara terbatas melalui skema akses awal. Meski begitu, antusiasme pasar diperkirakan tinggi mengingat tren penggunaan AI generatif yang terus meningkat di industri kreatif dan hiburan.
Sebelumnya, Alibaba juga sempat memperkenalkan model pembuat video lain bernama Happy Horse yang sempat menarik perhatian luas di industri AI China. Platform tersebut bahkan diklaim mencapai peringkat teratas secara global saat pertama kali diluncurkan, mempertegas ambisi Alibaba dalam memimpin inovasi di sektor ini.


Tinggalkan Balasan