JAKARTA, PUNGGAWATECH — WhatsApp tengah menjajaki terobosan baru dalam hal personalisasi tampilan aplikasinya. Platform pesan instan milik Meta itu kini sedang menguji fitur kustomisasi tema percakapan yang menawarkan hingga 49 pilihan warna, sebagai bagian dari pembaruan perangkat lunak iOS versi 25.23.10.81.
Kabar ini pertama kali dilaporkan oleh WABetaInfo dan mencuat pada Senin, 13 April 2026. Fitur tersebut masih berada dalam tahap pengembangan, namun sudah memperlihatkan potensi besar dalam mengubah cara pengguna menikmati antarmuka percakapan mereka, termasuk langsung melalui versi web browser.
Yang menarik, ragam pilihan yang disediakan tidak sekadar membedakan satu warna dari yang lain secara mencolok. WhatsApp merancang sistem tema yang lebih halus dan terdiferensiasi, di mana satu kelompok warna bisa hadir dalam beberapa varian nuansa dan intensitas. Ambil contoh kategori biru, yang mencakup sejumlah opsi mulai dari Default Blue, Default Blue Tonal, Default Blue Minimal, Sky Blue, Sky Blue Tonal, Royal Blue, hingga Royal Blue Tonal. Pendekatan ini memungkinkan pengguna menemukan paduan warna yang benar-benar sesuai selera, bukan sekadar memilih dari daftar terbatas.
Selain kebebasan memilih warna, pengguna juga dapat mempercantik latar belakang percakapan dengan menambahkan motif ilustrasi berpola yang dihamparkan di atas wallpaper. Sentuhan dekoratif ini memberikan dimensi estetika tersendiri pada tiap jendela obrolan.
Satu hal yang perlu dipahami pengguna adalah bahwa tema yang dipilih bersifat sepenuhnya pribadi. Ketika seseorang menerapkan sebuah tema pada percakapan tertentu, tampilan itu hanya terlihat di perangkat miliknya sendiri dan tidak akan berpengaruh pada tampilan yang dilihat oleh lawan bicara. Berbeda dengan platform seperti Instagram yang perubahannya dapat bersifat dua arah, kustomisasi di WhatsApp murni menjadi urusan estetika personal masing-masing pengguna.
Kehadiran fitur ini juga menjawab kesenjangan yang selama ini dirasakan antara pengguna versi mobile dan versi web. Selama ini, pengguna yang mengakses WhatsApp melalui peramban komputer kerap mendapati pengalaman yang lebih terbatas dibanding pengguna ponsel. Dengan pengujian ini, WhatsApp berupaya menyamakan pengalaman visual di kedua platform sekaligus menghadirkan konsistensi layanan yang sama pada aplikasi WhatsApp Business.
WhatsApp mengonfirmasi bahwa setelah fase pengujian rampung, fitur tema percakapan ini akan terlebih dahulu diluncurkan kepada sejumlah penguji beta sebelum akhirnya dibuka untuk publik yang lebih luas. Meski jadwal peluncuran resminya belum diumumkan, keberadaan fitur ini dinilai menjanjikan langkah maju yang signifikan dalam pengalaman visual pengguna WhatsApp di seluruh dunia.


Tinggalkan Balasan