Ambisi OpenAI tidak berhenti di situ. Ponsel ini dirancang agar agen AI di dalamnya mampu menjalankan tugas secara mandiri tanpa perintah berulang dari pengguna. Mulai dari memesan tiket pesawat, mengumpulkan data pasar secara otomatis, hingga mengelola komunikasi harian—semua dikerjakan oleh AI di balik layar.
Ini bukan sekadar asisten virtual yang menjawab pertanyaan. Ini adalah agen yang bertindak.
Dari sisi produksi, OpenAI menggandeng Luxshare sebagai mitra manufaktur. Nama Luxshare bukan asing di industri ini—perusahaan asal Tiongkok itu selama ini dikenal sebagai salah satu perakit utama iPhone untuk Apple. Pilihan mitra ini mengisyaratkan bahwa OpenAI serius dalam membangun perangkat keras berkualitas tinggi, bukan sekadar prototipe eksperimental.
Soal jadwal, pengembangan perangkat ini diperkirakan rampung pada akhir 2026 atau awal 2027. Namun produksi massal baru akan bergulir pada 2028—artinya konsumen masih harus bersabar setidaknya dua tahun sebelum bisa memegangnya.


Tinggalkan Balasan