BERITA TERKINI
PUNGGAWANETWORK

Hingga kini, OpenAI belum mengeluarkan satu pun pernyataan resmi mengenai proyek ini. Keheningan itu justru memicu spekulasi lebih liar di kalangan pengamat teknologi. Salah satu yang paling banyak diperbincangkan adalah soal sistem operasi: apakah perangkat ini akan menggunakan Android, atau OpenAI memilih jalur yang lebih berani dengan membangun platformnya sendiri?

Sebagian besar analis condong ke arah Android, mengingat ekosistemnya yang matang dan kemudahan integrasi. Tapi bagi perusahaan yang kerap menantang konvensi, tidak ada yang benar-benar bisa dipastikan.

Di sisi persaingan, langkah OpenAI ini secara langsung akan berhadapan dengan Samsung—yang selama dua tahun terakhir agresif mendorong fitur Galaxy AI di lini flagship-nya—serta Apple yang mulai mengintegrasikan Apple Intelligence ke dalam iPhone terbaru. Perang AI di genggaman tangan kini semakin nyata.

Bedanya, OpenAI datang bukan sebagai pemain hardware yang menambahkan AI. Mereka datang sebagai perusahaan AI yang membangun hardware. Perbedaan pendekatan ini bisa menjadi keunggulan—atau justru tantangan terbesar mereka.



Follow Widget