MAKASSAR, PUNGGAWATECH – Kabar pergantian kepemimpinan di Apple memicu perhatian luas setelah John Ternus disebut-sebut akan mengambil alih posisi chief executive officer (CEO). Ia dikabarkan menggantikan Tim Cook yang mundur setelah memimpin perusahaan teknologi raksasa itu selama sekitar 15 tahun. Di tengah spekulasi tersebut, nama Ternus dinilai sebagai sosok yang paling siap melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan.
John Ternus bukan figur baru di Apple. Lahir pada Mei 1975 di Amerika Serikat, ia memiliki rekam jejak akademik dan profesional yang kuat di bidang teknik. Ternus merupakan lulusan University of Pennsylvania dengan gelar Bachelor of Science dalam Mechanical Engineering and Applied Mechanics pada 1997.
Sebelum bergabung dengan Apple, Ternus memulai kariernya di Virtual Research Systems, perusahaan yang bergerak di bidang realitas virtual. Pengalaman sebagai insinyur mekanik di perusahaan tersebut membentuk keahliannya dalam pengembangan teknologi antarmuka, yang kemudian relevan dengan sejumlah proyek Apple, termasuk pengembangan perangkat seperti Apple Vision Pro.
Ternus resmi bergabung dengan Apple pada 2001 sebagai bagian dari tim desain produk. Kariernya berkembang pesat, hingga pada 2013 ia dipercaya menjabat sebagai vice president of hardware engineering. Delapan tahun berselang, tepatnya pada 2021, ia naik menjadi kepala divisi yang bertanggung jawab atas pengembangan komponen fisik berbagai perangkat Apple.
Selama berkarier di Apple, Ternus dikenal sebagai pemimpin yang solid dan inovatif. Ia kerap tampil dalam peluncuran produk untuk memperkenalkan berbagai lini unggulan perusahaan, mulai dari iMac hingga iPad Pro. Perannya dalam pengembangan perangkat keras dinilai krusial dalam menjaga reputasi Apple sebagai pelopor inovasi teknologi.
Jika penunjukannya sebagai CEO benar terjadi, langkah tersebut dianggap sebagai transisi yang mulus. Pengalaman panjang dan pemahamannya terhadap budaya perusahaan membuat Ternus dipandang sebagai kandidat kuat untuk melanjutkan kepemimpinan Apple di era berikutnya. Ia pun disebut menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan untuk mengisi posisi strategis tersebut.
Profil :
John Ternus
John Ternus adalah eksekutif teknologi Amerika yang menjabat sebagai CEO Apple Inc. sejak September 2026, setelah sebelumnya memimpin divisi Hardware Engineering. Ia dikenal karena kontribusinya dalam pengembangan produk-produk utama Apple, termasuk iPhone, iPad, Mac, AirPods, dan transisi Mac ke chip Apple Silicon.
Fakta Kunci
- Jabatan: CEO Apple (sejak 2026)
- Pendidikan: Sarjana Teknik Mesin, Universitas Pennsylvania
- Bergabung dengan Apple: 2001
- Pendahulu: Tim Cook
- Tempat tinggal: San Francisco, AS
Karier di Apple
Ternus bergabung dengan tim desain produk Apple pada 2001 dan menjadi Wakil Presiden Hardware Engineering pada 2013. Ia dipromosikan menjadi Senior Vice President pada 2021, memimpin seluruh rekayasa perangkat keras perusahaan. Di bawah kepemimpinannya, Apple memperkenalkan produk seperti iPad, AirPods, dan mengawasi peralihan Mac ke arsitektur silikon internal—langkah strategis besar bagi Apple.
Penunjukan sebagai CEO
Pada April 2026, Apple mengumumkan bahwa Ternus akan menggantikan Tim Cook sebagai CEO efektif 1 September 2026. Dewan direksi menyetujui transisi ini setelah proses suksesi jangka panjang. Cook menjadi ketua eksekutif dewan, sementara Ternus juga bergabung dalam dewan tersebut. Media seperti Forbes, CBS News, dan Fortune menyoroti latar belakang teknis dan pengalaman panjang Ternus sebagai faktor utama dalam penunjukannya.
Latar Belakang dan Pendidikan
Sebelum bekerja di Apple, Ternus adalah insinyur mekanik di Virtual Research Systems, sebuah perusahaan awal di bidang teknologi realitas virtual. Ia memperoleh gelar sarjana teknik mesin dari Universitas Pennsylvania, di mana ia juga dikenal sebagai atlet renang kompetitif.
Gaya Kepemimpinan dan Pengaruh
Rekan kerja menggambarkan Ternus sebagai pemimpin yang berorientasi teknis, kolaboratif, dan rendah hati. Ia dikenal menolak fasilitas kantor pribadi dan lebih memilih bekerja di ruang tim. Sebagai CEO, ia diharapkan melanjutkan fokus Apple pada inovasi perangkat keras, memperluas visi ke bidang kecerdasan buatan dan realitas campuran.


Tinggalkan Balasan