BERITA TERKINI
PUNGGAWANETWORK

Apple menyematkan layar 13 inci dengan resolusi tinggi di atas Full HD, namun tetap mempertahankan desain bezel yang lebih tebal dibandingkan MacBook Air atau MacBook Pro. Kamera depan masih ditempatkan pada bagian bezel tanpa desain notch modern. Dari sisi tampilan, perangkat ini memang terlihat lebih sederhana dibandingkan lini premium Apple sebelumnya.

Di bagian dapur pacu, MacBook Neo menjadi sorotan karena menggunakan chip berbasis prosesor iPhone A18 Pro, yang sebelumnya dipakai pada iPhone generasi terbaru. Keputusan ini dianggap sebagai langkah efisiensi besar Apple dalam menekan harga produksi sekaligus tetap menjaga performa dasar perangkat.

RAM yang digunakan berada di angka 8 GB untuk seluruh varian. Sementara penyimpanan tersedia dalam opsi 256 GB dan 512 GB, dengan selisih harga sekitar dua jutaan rupiah. Varian lebih tinggi juga dilengkapi fitur keamanan Touch ID, sementara versi dasar hanya menggunakan sistem kunci standar.

Untuk sektor konektivitas, MacBook Neo menyediakan port USB-C dengan kombinasi kecepatan yang tidak seragam. Satu port mendukung kecepatan tinggi hingga 10 Gbps, sementara port lainnya memiliki kecepatan lebih rendah. Perangkat ini juga masih mempertahankan jack audio 3,5 mm, namun tidak dilengkapi port kelas profesional seperti Thunderbolt, HDMI, atau slot kartu SD seperti pada lini MacBook Pro.



Follow Widget